MASJID TUNAS MELATI

LOMBA FASI



















































Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

MANIS

MANIS

AA

AA

1

1
Powered By Blogger

LUCU

LUCU

rame rame

rame rame

PANTUN

Orang kaya banyak berharta
Ke Sumatra setiap tahun
Bismillah saya membuka kata
Berseni sastra membuat pantun
*
Daun ilalang pucuknya mati
Buah pisang berwarna hitam
Pantun dikarang penghibur hati
Turut kembangkan budaya Etam
*
Daun ilalang taruh di topi
Daun Kurma ditambah lagi
Pantun kukarang di malam sepi
Kala purnama telah meninggi
*
Ambil paku di Kota Raja
Di Kota Raja mendapat intan
Wahai saudaraku di mana saja
Pantun kukarang untuk kalian

CCA

CCA

Pengikut

Arsip Blog

  • ▼  2012 (2)
    • ▼  Januari (2)
      • ▼  Jan 24 (2)
        • LAGU TPA
        • RECOVERI
  • ►  2011 (8)
    • ►  April (1)
      • ►  Apr 26 (1)
    • ►  Maret (2)
      • ►  Mar 10 (2)
    • ►  Februari (5)
      • ►  Feb 25 (1)
      • ►  Feb 09 (2)
      • ►  Feb 07 (2)
  • ►  2010 (1)
    • ►  Desember (1)
      • ►  Des 15 (1)

RARA

RARA
moster

12

12

XP

XP

DINA

DINA

AKU

AKU

KATA INDAH

Tingkap papan kayu bersegi,
Sampan sakat di Pulau Angsa;
Indah tampan kerana budi,
Tinggi bangsa kerana bahasa.
===========================

Buah berangan masaknya merah,
Kelekati dalam perahu;
Luka di tangan nampak berdarah,
Luka di hati siapa yang tahu.
=============================

Dari mana punai melayang,
Dari paya turun ke padi;
Dari mana datangnya sayang,
Dari mata turun ke hati.
============================

Pucuk pauh delima batu,
Anak sembilang di tapak tangan;
Tuan jauh di negeri satu,
Hilang di mata di hati jangan.
==================================
Kalau tuan jalan ke hulu,
Carikan saya bunga kemboja;
Kalau tuan mati dahulu,
Nantikan saya di pintu syurga.
=========================

Pemberian hadiah

Pemberian hadiah

MEWARNAI

MEWARNAI

Laman

  • SARANA PRASARANA
  • BERMAIN
  • PROGRAM
  • FOTO
  • LOMBA FASI
  • PROFIL TPA
  • ADMINISTRASI
  • OUT BOND

Mengenai Saya

Foto saya
NUR ROHIM
yokyakarta, Indonesia
Tertegun aku. Kuhentikan sejenak tatapku pada kekasihku. Kemudian berdiri mencoba menyelidiki sesuatu dengan tatapanku. “Aroma itu” Gumamku. Sebuah wang Di sekelip cemasku yang mendalam Terselip kerinduan yang mendalam Pada gelisahku yang kian gusar Cemburu di hatiku mulai terbakar Cemas dengan ketiadaanmu Rindu...
Lihat profil lengkapku
Tema PT Keren Sekali. Diberdayakan oleh Blogger.